Showing posts with label ~][MYTHOLOGY][~. Show all posts
Themis, Titan Keadilan dunia [MYTHOLOGY]
Tuesday, December 25, 2012
Posted by Unknown
Tag :
~][MYTHOLOGY][~
Themis adalah salah satu dewi yang memiliki kaitan dengan Orakel Delphi karena ia turut membangunnya. Ia menerimanya dari ibunya, Gaia dan memberikannya pada Foibe.
Banyak penganut Neo-Pagan terutama Neo pagan Hellenis menganggap Themis adalah dewi kebajikan dan keadilan. banyak sekte modern menganggap Themis berperan dalam menentukan kehidupan setelah mati. Ia membawa seperangkat timbangan yang digunakan untuk menimbang kebaikan dan keburukan seseorang. Themis juga memberikan masukan terakhir sebelum nasib sang jiwa tersebut ditentukan oleh Hades.
Pengikut Pagan biasanya berdo'a, membakar minyak dan kemenyan, makanan, atau menumpahkan minuman sebagai persembahan pada Themis. Mereka menganggap Themis menjanjikan kesehatan, kesenangan, kejantanan, dan kharisma bagi para pengikutnya. Themis biasanya disembah oleh para pria.
Satu-satunya pasangan Themis adalah Zeus. Dari hubungannya dengan Zeus, Themis melahirkan Horai (para dewi keteraturan) dan Moirai (para dewi takdir). Sementara Menurut Pindar, Moirai sudah ada ketika Themis dan Zeus menikah.
Iapetos, atau Japetos (Bahasa Yunani: Ἰαπετός), adalah seorang Titan dalam mitologi Yunani. Iapetos adalah putra dari Uranus dan Gaia. Dia adalah saudara Kronos dan memimpin dunia bawah sebelum Hades. Dia beristrikan seorang Okeanid yang bernama Klimene atau Asia. Anak-anak Iapetos antara lain Atlas, Prometheus, Epimetheus, dan Menoetius. Melalui Prometheus dan Epimetheus, Iapetos menjadi leluhur umat manusia.
Dia bersama tiga Titan lainnya ikut memegangi Uranus ketika Kronos mengebiri alat kelamin Uranus. Iapetos melambangkan satu dari empat pilar dunia. Iapetos adalah Titan yang melambangkan pilar dunia bagian barat. Anaknya, Atlas, juga menjalani hukumannya memikul langit di ujung barat dunia. Dia juga adalah Titan Kehidupan Mortal, dan anaknya, Prometheus, merupakan pencipta manusia dan makhluk mortal lainnya.
Dalam perang Titanomakhia, Iapetos memihak para Titan sementara kedua anaknya (Prometheus & Epimetheus) membantu Zeus. Prometheus berusaha mengajaknya agar berpihak pada Zeus, namun Iapetos tidak mendengarkannya dan tetap berperang bersama para Titan. Setelah para Titan kalah, Zeus menghukum Iapetos dengan mengurungnya di Tartaros.
Rea (bahasa Yunani: Ῥέα, Rhéa) dalam mitologi Yunani adalah saudari sekaligus Istri Kronos. Dari Kronos ia memiliki anak-anak yang nantinya akan menjadi penguasa Olimpus, yaitu Demeter, Hades, Hestia, Poseidon, Hera, dan Zeus. Ia bersama Kronos menjadi pemimpin para Titan.
Bagi Homer, Rea adalah ibu para Dewa. Meskipun bukan ibu alam semesta seperti halnya Kibele. Menurut legenda ia menyelamatkan Zeus yang baru lahir dengan mengasingkannya di Pulau Kreta supaya tidak ditelan Kronos seperti kakak-kakaknya. Ia mempercayakan Zeus pada para pengikutnya di sana. Para pengikutnya ini menjadi penjaga Zeus dan mengadakan upacara-upacaca penyembahan.
Berdasarkan beberapa versi lain:
-Zeus dibesarkan oleh Gaia,
-Zeus dipelihara oleh manusia setengah kambing yang bernama Amalthea bersama dengan muridnya Krouretes, mereka membuat bunyi-bunyian dan berteriak untuk menutupi suara tangisan bayi agar tidak terdengar oleh Kronos,
-Zeus dipelihara oleh seorang dewi bernama Adamanthea yang menyusuinya dengan susu kambing. Karena Kronos menguasai seluruh daratan, lautan, dan surga telah menelan seluruh putri Rea, Adamanthea kemudian menyembunyikan Zeus dengan menaruhnya dalam sebuah buaian yang disangkutkan di pohon agar Zeus tidak menyentuh daratan, lautan, dan langit.
Rea disimbolkan dengan bulan. Dalam Mitologi Romawi simbolnya adalah Lunar. Simbol lainnya adalah angsa karena angsa melambangkan kelembutannya. Ia juga disertai dengan 2 ekor Singa sebagai penarik keretanya.
Foibe adalah Titan bulan dan kebrilianan. Ia menerima Orakel Delfi dari Thetis. Tidak banyak yang diketahui dari Titan ini selain ia adalah istri dari Koios. Ia memiliki anak Leto dan Asteria. Leto nantinya memiliki anak dari Zeus yaitu Apollo dan Artemis. Oleh karena itu ia adalah nenek dari Apollo dan Artemis.
Dalam mitologi Yunani, Theia (bahasa Yunani: Θεία, "dewi") atau Eurifaessa (bahasa Yunani: Εὐρυφάεσσα, "bersinar luas") adalah salah seorang Titan. Dia adalah Titan cahaya terang dan merupakan anak dari Uranus (langit) dan Gaia (bumi). Theia menikahi saudaranya Hiperion dan memiliki anak: Helios (matahari), Eos (fajar), dan Selene (bulan).
Dalam mitologi Yunani, Tethis (bahasa Yunani: Τηθύς) adalah seorang Titan sekaligus dewi laut. Tethis adalah anak dari Uranus dan Gaia. Tethis muncul dalam puisi-puisi klasik tapi dia tidak disembah. Tethis adalah saudari sekaligus istri Okeanos. Tethis adalah ibu dari sunga-sungai di dunia misalnya Nil, Alfios, Maiander. Tethis juga memiliki tiga ribu orang putri yang disebut Okeanid. Dianggap sebagai perwujudan air di dunia, Tethis juga disebut-sebut berkaitan dengan Thalassa, perwujudan lautan. Dalam Titanomakhia, Tethis membesarkan Hera sebagai anak tirinya, Karena hal ini pula, Hera menyebut Tethis sebagai perawatnya.
Suatu ketika, Hera merasa tidak senang atas ditempatkannya Kallisto dan Arkas di langit sebagai rasi bintang Ursa Mayor dan Ursa Minor. Jadi Hera meminta pada Tethis untuk mencegah kedua kenstelasi tersebut jatuh ke bawah horison.
Tethis sering tertukar dengan Thetis, yang juga seorang dewi laut dan merupakan istri Peleus dan ibu Akhilles. Beberapa mitos menunjukkan bahwa hubungan kedua dewi laut ini adalah nenek dan cucu.
Mnemosine (Bahasa Yunani: Μνημοσύνη) adalah salah satu Titan dalam Mitologi Yunani. Dia adalah Titan ingatan dan memori, dan merupakan anak dari Uranus dan Gaia.
Mnemosine berhubungan seksual dengan Zeus selama sembilan malam berturut-turut. Dari persetubuhna itu, Mnemosine melahirkan sembilan orang Muse. Para Muse adalah dewi musik, nyanyian, tarian, sastra dan lagu. Berikut adalah para Muse beserta atribut mereka:
-Kalliope (wiracarita)
-Klio (sejarah)
-Erato (puisi cinta)
-Euterpe (musik)
-Melpomene (drama tragedi)
-Polihimnia (himne)
-Terpsikhore (tarian)
-Thalia (komedi)
-Urania (astronomi)
Krios atau Kreios (bahasa Yunani: Κρεῖος, Κριός) adalah salah satu Titan dalam Mitologi Yunani. Dia merupakan anak dari Uranus dan Gaia. Dia menikahi saudari tirinya, Euribia dan memiliki tiga orang anak: Astraios, Perses, dan Pallas. Dari ketiga anaknya, dia memperoleh cucu: Zefiros, Boreas, Notos, dan Euros. Krios juga merupakan kakek dari Zelos, Nike, Kratos, dan Bia.
Dia bersama tiga Titan lainnya ikut memegangi Uranus ketika Kronos mengebiri alat kelamin Uranus. Krios melambangkan satu dari empat pilar dunia. Krios dipercaya melambangkan pilar selatan, karena dia dikaitkan dengan rasi bintang Aries, yang muncul di langit selatan pada musim semi.
Krios bertempur bersama para Titan dalam perang Titanomakhia sehingga ketika para Titan kalah, dia ikut dikurung oleh Zeus di Tartaros.

Kronos (bahasa Yunani: Κρόνος, Krónos) adalah salah satu Titan dalam mitologi Yunani. Dia merupakan pemimpin sekaligus yang termuda di antara para Titan generasi pertama. Kronos adalah putra dari Uranus (langit) dan Gaia (bumi). Kronos mengalahkan ayahnya dan memerintah dunia pada Zaman Emas sampai akhirnya dia dikudeta oleh anak-anaknya sendiri, lalu dikurung di Tartaros.
Kronos biasanya digambarkan dengan sabit, yang dia gunakan ketika mengalahkan ayahnya, Uranua. Di kota Athena, pada hari kedua belas di bulan Hekatombaion, digelar sebuah festival untuk Kronos yang disebut Kronia. Festival ini merupakan pearyaan panen, dan mengindikasikan bahwa Kronos dianggap sebagai pelindung panen. Ini diduga terjadi karena asosiasinya dengan Zaman Emas.
Dalam mitologi Romawi, Kronos diidentikkan dengan dewa Saturnus.

Koios (bahasa Yunani: Κοῖος) dalam mitologi Yunani adalah salah satu Titan anak dari Uranus dan Gaia. Koios merupakan Titan kecerdasan dan pikiran yang ingin tahu. Namanya bermakna "pertanyaan" atau "bertanya". Koios tercatat sebagai suami dari Foibe dan ayah dari Leto dan Asteria. Seperti kebanyakan Titan yang lain, tidak banyak cerita terkait dengan Koios. Namun keturunan Koios merupakan dewa-dewa penting. Apollo dan Artemis adalah anak-anak Leto, dengan demikian mereka adalah cucu Koios.
Dia bersama tiga Titan lainnya ikut memegangi Uranus ketika Kronos mengebiri alat kelamin Uranus. Koios melambangkan satu dari empat pilar dunia. Nama lain dari Koios, yakni Polos ("dari kurub utara"), mengindikasikan bawa dia melambangkan pilar utara. Sementara tiga pilar lainnya adalah Hiperion, Krios, dan Iapetos.
Koios berperan sebagai dewa poros surga, yang menjadi pusat perputaran langit dan bintang. Dia juga kemungkinan adalah dewa orakel surga, seperti juga istrinya Foibe, yang merupakan dewi orakel bumi, dan cucu mereka, Apollo, juga menjadi dewa yang menguasai orakel.
Dalam Titanomakhia dia memihak para Titan sehingga akhinya Koios dikurung oleh Zeus di Tartaros.
Hiperion (bahasa Yunani: Ὑπερίων, "Yang Tinggi") adalah Titan cahaya dalam mitologi Yunani. Hiperion adalah anak dari Uranus dan Gaia. Hiperion menikah dengan Theia dan memiliki anak Helios (matahari), Eos (Fajar), dan Selene (Bulan). Hiperion dikaitkan dengan matahari.
Ketika Kronos mengebiri Uranus, Hiperon, bersama Koios, Krios, dan Iapetos, ikut memegangi Uranus. Dalam perang Titanomakhia, Hiperion memihak para Titan, sehingga ketika para Titan kalah, dia ikut dikurung oleh Zeus di Tartaros.
Hiperion merupakan perwujudan salah satu pilar dunia, yaitu pilar timur. Ini tentu karena Matahari terbit di timur, dan dia juga dijuluki "Raja Timur". Tiga pilar lainnya adalah Koios, Krios, dan Iapetos.
Dalam tulisan-tulisan mitologi awal, dia disebut sebagai Helios Hiperion (Ἥλιος Υπερίων), "Matahari yang Tinggi". Tapi dalam Odyssey, Theogonia karya Hesiod, dan Himne untuk Demeter karya Homer, Matahari disebut sebagai Hiperionides (περίδής) "anak Hiperion". Dalam tulisan-tulisan lainnya, Hesiod secara pasti membayangkan Hiperion sebagai makhluk yang berbeda. Dalam literatur Yunani kuno akhir, Hiperion selalu dbedakan dari Helios dimana Hiperion dianggap sebagai "Dewa Pengawasan dan Kebijaksanaan", sementara Helios menjadi perwujudan fisik Matahari. Hiperion tidak banyak berperan dalam budaya Yunani maupun dalam mitologi.
Menurut Diodorus Siculus, Hiperion adalah yang pertama memahami pergerakan dan siklus Matahari, bulan, bintang serta pergantian musim.
Okeanos (bahasa Yunani: Ὠκεανός, "samudra") adalah Titan lautan dan samudra dalam mitologi Yunani. Okeanos adalah putra dari Gaia dan Uranus. Oleh orang Yunani dan Romawi kuno, Okeanos dipercaya sebagai Samudra dunia, yaitu suatu lautan raksasa yang menegelilingi dan melingkupi dunia.
Istri sekaligus saudari Okeanos adalah Tethis. Dari hubungan mereka, terlahir tiga ribu orang putri yang disebut para Okeanid. Salah satu Okeanid yang terkenal adalah Klimene atau Asia. Anak-anak Okeanos yang lainnya adalah semua sungai, air mancur, dan danau yang ada di dunia.
Beberapa sejarawan percaya bahwa Okeanos pada awalnya melambangkan semua lautan, termasuk Laut Mediterania dan Samudra Atlantik, yaitu dua lautan terbesar yang dikenal oleh orang Yunani kuno. Namun seiring ilmu geografi yang semakin akurat, Okeanos diketahui melambangkan suatu daerah lautan yang asing dan tak dikena di Samudra Atlantik. Sementara Laut Mediterania dipercaya dikuasai oleh Poseidon.
Titan (bahasa Yunani: Τιτάν) dalam mitologi Yunani adalah para penguasa bumi sebelum para dewa Olimpus. Pemimpin mereka bernama Kronos yang nantinya akan digulingkan oleh Zeus. Ke-12 Titan adalah anak dari Uranus dewa langit dan Gaia dewi bumi.
Titan mengalami perang besar dengan para dewa Olimpus yang disebut Titanomakhia. mayoritas Titan akan terlibat dengan perang ini. Dalam perang ini Titan mengalami kekalahan dan yang pada waktu perang ikut bertempur bersama Kronos dibuang ke Tartaros.
Titan generasi pertama terdiri dari enam pria (Okeanos, Hiperion, Koios, Kronos, Krios dan Iapetos) dan enam wanita (Mnemosine, Tethis, Theia, Foibe, Rhea dan Themis. Sementara Titan generasi kedua terdiri dari anak-anak Titan generasi pertama, yakni anak-anak Hiperion (Eos, Helios, dan Selene); anak-anak Koios (Leto dan Asteria); anak-anak Iapetos (Atlas, Prometheus, Epimetheus, dan Menoitios); dan anak-anak Krios (Astraios, Pallas, dan Perses).
Dalam suatu mitos yang diceritakan oleh Kallimakhos dan Nonnos, Zeus berniat menjadikan Zagreus (Dionisos) sebagai penggantinya. Namun Hera marah karena Zagreus lahir dari perselingkuhan Zeus. Hera mengirim para Titan untuk membunuhnya. Para Titan mengecat wajah mereka dengan gipsum untuk membuat Zagreus tertarik pada mereka. Kemudian para Titan mengoyak-ngoyak dan memakan tubuh Zagreus. Zeus marah dan membunuh para Titan. Sementara jantung Zagreus diselamatkan oleh Athena untuk kemudian dibuat kembali menjadi Zagreus.

Griffin (Yunani: gryphos ; Persia: شیردال; shirdal : “singa-rajawali” ) (disebut juga Gryphon) adalah makhluk legendaris bertubuh singa tetapi bersayap dan berkepala rajawali. Selayaknya singa, makhluk ini menjadi “Raja hewan buas” dan sebagai burung rajawali, ia menjadi “Raja di udara”. Oleh sebab itu, Griffin merupakan penggambaran makhluk yang paling berkuasa atas kedua hal tersebut dan dijuluki sebagai “Raja hewan buas dan penguasa udara”.
Di dalam tradisi masyarakat Mesopotamia nama makhluk seperti ini tidak diketahui.Dalam bahasa Akkadian, makhluk bertubuh singa, berkepala dan bersayap rajawali lebih dikenal dengan sebutan kuribu.Kata kuribu berasal dari kata karabu yang biasanya digunakan sebagai formula berkat. Dari kata kuribu ini kemudian muncul kata keruv (dalam bahasa Inggris: cherub) yang digunakan di dalam teks-teks Alkitab untuk menunjuk pada makhluk sorgawi yang bersayap. Di dalam tradisi Yunani, makhluk ini digambarkan sebagai makhluk yang cukup berbahaya dan tinggal di gunung-gunung.
Euriale, Gorgon Besar Bersayap [MYTHOLOGY]
Monday, December 24, 2012
Posted by Unknown
Tag :
~][MYTHOLOGY][~
Euriale (Yunani: Εὐρυάλη), dalam mitologi Yunani, adalah salah satu Gorgon. Dia digambarkan sebagai makhluk bersayap, memiliki tangan dari kuningan, gigi yang tajam dan rambut ular. Dia mampu membuat makhluk apapun menjadi batu dengan pandangan matanya. Dia dan saudarinya,Stheno, adalah Gorgon yang abadi sedangkan Medusa tidak.
Euriale adalah anak dari Forkis dan Keto. Euriale memiliki tangisan yang menakutkan misalnya ketika dia menangisi kematian Medusa di tangan Perseus.
dan pernah muncul di game god of wars 2 saat melawan kratos ..
Stheno (Bahasa Yunani: Σθεννώ, "kuat"), dalam mitologi Yunani, adalah yang tertua di antara tiga Gorgon. Stheno adalah makhluk dengan kuku dari kuningan, bertaring, dan berambut ular berbisa. Dia dan Euriale adalah Gorgon yang abadi sedangkan Medusa tidak. Stheno adalah anak dari Forkis dan Keto dan dilahirkan di gua di Gunung Olimpus. Stheno adalah Gorgon yang paling buas dan ganas di antara saudari-saudarinya.
Medusa memulai hidup sebagai anak perempuan yang sangat menyenangkan sehingga membuat Athena cemburu. Kecantikan Medusa menarik perhatian Poseidon. Dia merayu Medusa, tetapi sayangnya dia melakukannya dikuil Athena. Hal ini membuat Athena sangat marah. Ia lalu merubah Medusa menjadi Gorgon. Karena Medusa sebenarnya adalah manusia maka ia tidak abadi. Dirasa hukuman belum cukup, Athena membantu Perseus untuk memburu dan membunuh Medusa.Ketika Perseus memotong kepalanya, Pegasus dan Chrysaor anak Medusa dengan Poseidon terkuak. Darah Medusa jatuh di padang pasir Lybian dan berubah menjadi ular. Nantinya salah satu dari ular tersebut membunuh Mopsus.
Gorgon adalah wanita jahat dengan gigi taring dan ular hidup sebagai pengganti rambutnya. Legenda mengatakan jika orang melihat muka Gorgon maka akan berubah menjadi batu. Kemungkinan Gorgon yang paling terkenal adalah Medusa yang merupakan satu-satunya wanita yang paling besar diantara 3 bersaudara (yang lain adalah Stheno dan Euryale). Karena Medusa besar sekali, Perseus hanya bisa membunuhnya dengan memotong kepalanya selagi ia melihat bayangannya sendiri di perisai Perseus. Gambaran Gorgon digunakan Yunani untuk menggambarkan kejahatan.
Pegasus (Yunani: Πήγασος; Pégasos) adalah seekor kuda jantan bersayap yang merupakan putra Poseidon dan Medusa dalam mitologi Yunani. Poseidon memperkosa Medusa sehingga Athena mengubah Medusa menjadi monster. Pegasus banyak dijumpai di dalam karya-karya seni baik Yunani, Romawi maupun Mesopotamia. Pegasus merupakan makhluk yang wujudnya menggambarkan adanya hubungan antara dewa-dewa dan iblis atau monster di dalam dunia kuno dan dunia klasik.
Pegasus membantu Bellerofon sang pahlawan dalam perlawanannya melawan Chimaera dan bangsa Amazon. Suatu ketika, Bellerofon mencoba menerbangkan pegasus ke Olympus sehingga para dewa menghukumnya dan menjatuhkan Bellerofon dari Pegasus. Sejak saat itu, Pegasus menjadi pembawa petir untuk Zeus.
Dalam mitologi Yunani, Minotaur (bahasa Yunani: Μινόταυρος, Minótauros) adalah monster berbentuk manusia yang berkepala banteng. Wujudnya ini adalah akibat dari kutukan atas Minos, Raja Kreta. Karena banteng yang harus dia berikan kepada Dewa Poseidon, ia sembunyikan sehingga Poseidon menjatuhkan kutukan kepada istri Minos. Istri Minos, Pasifae, dibuat jatuh cinta kepada banteng tersebut. Dengan meminta bantuan dari Daidalos, Pasifae meminta dibuatkan tiruan banteng betina. Dia kemudian masuk ke dalam banteng tiruan, untuk bercinta dengan banteng tersebut. Maka Pasifae mengandung bayi dari hubungannya dengan banteng tersebut, yaitu Minotaur. Monster ini tinggal di tengah labirin yang rumit yang dirancang oleh arsitek Daidalos untuk menyimpan sang Minotaur. Setiap tahun, penduduk kota Athena harus mengirim tujuh pemuda dan tujuh gadis sebagai korban supaya tidak diserang oleh Kreta. Monster ini akhirnya dibunuh oleh Theseus, pahlawan Yunani yang menyamar menjadi salah satu korban. Sebelumnya, Thesus dibantu oleh Ariadne, putri Raja Kreta, yang memberinya pedang dan segulung benang. Thesus menggunakan benang itu untuk menyelusuri kembali jejaknya supaya bisa keluar dari dalam labirin yang rumit dan menggunakan pedangnya untuk membunuh Minotaur.